Mulai pemolesan akhir emas hanya setelah geometri benda, perbaikan yang diperlukan, persiapan dengan abrasif, dan tahap pemolesan pertama yang sesuai selesai. Seluruh bekas abrasif terakhir yang terlihat harus sepenuhnya hilang, permukaan harus sudah rata, serta residu bahan poles tahap pertama dan logam yang terkikis harus dibersihkan sebelum beralih ke alat pengerjaan akhir yang bersih dan terpisah.

Pilih satu bahan poles akhir

LUXI Super Fine White, LUXI Red, dan LUXI Orange merupakan pilihan pengerjaan akhir mandiri. Ketiganya bukan urutan wajib dan tidak boleh diaplikasikan satu demi satu tanpa alasan tersendiri yang khusus untuk material dan proses.

  • LUXI Super Fine White merupakan pilihan standar untuk kilap tinggi dan merata pada emas dan sebagian besar paduan emas. Gunakan roda muslin atau flanel tanpa jahitan yang bersih dan terpisah. Pilih roda flanel yang lebih lunak bila diperlukan kilap akhir yang lebih tinggi.
  • LUXI Red merupakan pilihan pengerjaan akhir mandiri bila pemeriksaan jejak hitam pada pori mikro dan ketidakrataan kecil berguna. Gunakan roda katun lunak tanpa jahitan yang bersih dan terpisah atau roda Luxol tanpa jahitan yang bersih dan terpisah. Jenis kain Luxol yang tepat belum ditetapkan dan tidak boleh dikarang dalam teks publik. Jangan menggunakan alat felt dengan LUXI Red.
  • LUXI Orange merupakan pilihan mandiri untuk kilap yang sangat tinggi dan merata, pemeriksaan akhir yang lebih ketat, serta persiapan logam terbuka sebelum pelapisan elektrolitik, PVD, atau operasi lain yang sensitif terhadap residu bahan poles. Gunakan roda muslin atau flanel tanpa jahitan yang bersih dan terpisah.

Jejak hitam dengan LUXI Red

Jejak hitam di dalam pori mikro, cekungan kecil, atau ketidakrataan merupakan sinyal untuk pembersihan dan pemeriksaan lebih teliti, bukan bukti adanya cacat. Jejak ini dapat berupa residu LUXI Red, kontaminasi roda, logam yang terkikis, atau indikasi area tidak rata. Hilangkan jejak sepenuhnya dan periksa kembali area tersebut. Hanya pori, retakan, cekungan, atau cacat lain yang terlihat dan tetap ada pada permukaan bersih yang menjadi dasar untuk mengembalikan benda ke persiapan, perbaikan, atau keputusan kelayakan produksi.

Kondisi kerja

Untuk roda berdiameter sekitar 150 mm, gunakan 2500–3000 rpm sebagai rentang awal kerja. Jangan menerapkan rentang ini secara otomatis pada diameter lain. Pilih kondisi pengoperasian sesuai kecepatan linear permukaan, luas dan kestabilan kontak, suhu, serta perilaku paduan yang digunakan.

Aplikasikan setiap bahan poles sesedikit mungkin pada roda bersihnya masing-masing. Kerjakan dalam lintasan singkat dan mulus, terus gerakkan benda relatif terhadap roda, gunakan tekanan ringan yang terkendali, serta periksa permukaan dan suhu secara teratur. Bahan poles berlebih, tekanan lebih besar, dan kontak terus-menerus yang berkepanjangan tidak boleh menggantikan penyelesaian tahap sebelumnya atau media kerja yang benar.

Kriteria penyelesaian

Pengerjaan akhir selesai setelah seluruh bahan poles dan logam yang terkikis dibersihkan serta benda telah dikeringkan dan dibiarkan mendingin, ketika pemeriksaan dengan cahaya terarah memastikan:

  • kilap merata dan pantulan seragam;
  • tidak ada area kusam atau bekas tahap sebelumnya;
  • tepi, relief, dan geometri tetap terjaga;
  • hasil yang stabil setelah pembersihan.

Jika kilap menurun setelah pembersihan atau goresan, garis, kekaburan, pori, retakan, atau cacat lain menjadi terlihat, periksa persiapan, penyelesaian tahap pertama, pilihan dan kebersihan roda, jumlah bahan poles, tekanan, suhu, dan metode pembersihan. Bahan poles akhir tidak boleh digunakan untuk memperbaiki tahap pertama yang belum tuntas.

Pembersihan dan pelapisan

Benda harus dibersihkan sepenuhnya setelah pengerjaan akhir, tetapi pilih metode pembersihan sesuai paduan, konstruksi benda, batu, sisipan, sambungan, lapisan yang sudah ada, dan operasi berikutnya. Jangan menetapkan LUXI iClean, pembersihan ultrasonik, larutan berpemanas, pelarut, atau uap secara otomatis.

Jika benda sudah memiliki lapisan, identifikasi dahulu jenis, ketebalan, daya lekat, dan kondisinya. Jangan memoles secara mekanis lapisan tipis dekoratif, pelindung, hasil pelapisan elektrolitik, atau PVD yang harus dipertahankan. Lapisan yang belum diketahui harus diidentifikasi. Lapisan yang cukup tebal dan stabil hanya memungkinkan penilaian umum berbasis pengujian pada sampel atau area yang tidak kritis; keberhasilan uji saja tidak menghasilkan rekomendasi otomatis untuk bahan poles tertentu.

Sebelum pelapisan elektrolitik atau PVD di kemudian hari pada logam terbuka, tidak boleh ada bahan poles, logam yang terkikis, selaput berminyak, kontaminasi roda, area keruh, atau cacat yang terungkap setelah pembersihan.